Ia berharap kehadiran Itjen memberikan rasa tenang dan bantuan bagi unit kerja dalam menjalankan agenda pembangunan di sektor ketenagakerjaan yang menggunakan dana APBN.
"Peran APIP harus berubah dari jargon ‘Awas Ada Itjen’ menjadi ‘Untung Ada Itjen’. Keberhasilan Itjen bukan diukur dari banyaknya temuan, melainkan ketika tidak ada kasus karena kita mampu melakukan antisipasi sejak dini," ujarnya.
Sebagai langkah modernisasi sistem, Menaker Yassierli meminta Itjen Kemnaker mulai memanfaatkan teknologi Big Data dan Artificial Intelligence atau AI dalam sistem pengawasan mereka.
Pendekatan berbasis data ini dinilai sangat penting untuk membangun sistem deteksi dini yang memiliki akurasi tinggi, termasuk dalam memetakan pola risiko dan mengidentifikasi hambatan regulasi.